Jakarta, MCNID.net--Konferensi Imam Besar Internasional (International Grand Imams Conference/IGIC) 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 25–27 September resmi ditutup dengan menghasilkan kesepakatan penting bertajuk “Jakarta Understanding”. 

Salah satu poin utama yang ditegaskan para pemimpin agama dunia dalam deklarasi ini adalah dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina serta komitmen kolektif mewujudkan perdamaian global.

Forum internasional yang dihadiri delegasi imam besar dan mufti dari 46 negara, termasuk perwakilan Amerika Latin, Eropa, Skandinavia, Asia, serta pengurus Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) se-Indonesia menegaskan bahwa isu kemanusiaan dan keadilan di Palestina merupakan bagian tak terpisahkan dari perdamaian dunia.

Dalam naskah Jakarta Understanding, para imam besar secara khusus menyerukan penegakan hukum internasional, perlindungan warga sipil, serta penegakan hak rakyat Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri secara merdeka, adil, dan bermartabat.

"Masa depan dunia yang damai hanya dapat dibangun melalui spirit kemanusiaan dan persaudaraan yang melampaui batas-batas negara, budaya, dan keyakinan," bunyi pernyataan resmi deklarasi tersebut, Senin (28/9/2026). 

Selain isu Palestina, Jakarta Understanding juga menggarisbawahi pentingnya diplomasi keagamaan untuk mencegah konflik, menolak segala bentuk ekstremisme, kekerasan, serta ujaran kebencian.

Para imam masjid dari seluruh dunia diajak menjadi agen penggerak perdamaian yang berdiri di garis terdepan dalam melindungi martabat manusia tanpa memandang latar belakang etnis, agama, maupun gender.

Sebagai bentuk langkah nyata, forum IGIC 2026 melahirkan Majelis Grand Imam Internasional (International Association of Muslim Imams/IAMI) dengan Jakarta sebagai sekretariat permanen.

Melalui wadah baru ini dan agenda pertemuan virtual bulanan, para imam besar dunia berkomitmen terus mengawal isu-isu kemanusiaan global, memperjuangkan keadilan bagi kelompok rentan, serta menyuarakan perdamaian yang berkelanjutan dari Indonesia untuk dunia.