Jakarta, MCNID.net--Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Rabu, 28 Oktober 2026, menjadi momentum bagi generasi muda untuk merefleksikan bentuk kontribusi nyata bagi bangsa.
Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, KH M Cholil Nafis, menegaskan bahwa ukuran kehebatan seorang pemuda bukan ditentukan oleh seberapa keras mereka menyuarakan kecintaan pada Tanah Air, melainkan dari bukti kerja nyata yang diberikan.
Pesen tersebut disampaikan Kiai Cholil Nafis melalui akun Instagram pribadinya, @cholilnafis, Rabu (20/10/2026) bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Wakil Ketua Umum MUI ini mengingatkan bahwa di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, pemuda hari ini memikul tanggung jawab moral untuk mengisi kemerdekaan dengan pembangunan peradaban yang berkeadilan.
"Tantangan pemuda hari ini bukan hanya mempertahankan kemerdekaan, melainkan memastikan kemerdekaan melahirkan keadilan, kesejahteraan, ilmu pengetahuan, dan peradaban yang bermartabat," ujarnya.
Menurut Kiai Cholil, jika pada tahun 1928 para pemuda telah mengikat tekad dalam ikrar satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa, maka generasi sekarang ini harus melanjutkan estafet perjuangan tersebut dengan langkah yang lebih progresif dan visioner.
"Jika pemuda 1928 bersumpah untuk satu Tanah Air, satu bangsa, dan satu bahasa, maka pemuda hari ini harus melangkah lebih jauh: satu cita-cita untuk Indonesia yang maju, satu tekad untuk umat yang bermartabat, dan satu pengabdian untuk kemanusiaan," tegasnya.
Lebih lanjut, Kiai Cholil menekankan agar kaum muda menghindari retorika kosong tanpa aksi. Dedikasi dan kerja keras di bidang masing-masing jauh lebih bermakna untuk mendorong kemajuan Indonesia menyongsong satu abad Sumpah Pemuda.
"Sebab, pemuda yang hebat bukanlah mereka yang paling keras mengaku mencintai bangsa, melainkan mereka yang paling nyata bekerja untuk kemajuan bangsa," kata Ketua Badan Pengurus Harian DSN MUI ini.
Dalam kesempatan ini, Kiai Cholil menyampaikan ucapan selamat Hari Sumpah Pemuda sekaligus memanjatkan doa agar generasi muda Indonesia senantiasa dibekali keimanan, ilmu, dan akhlak mulia.
"Selamat Hari Sumpah Pemuda! Pemuda beriman, bangsa bermartabat. Pemuda bersatu, Indonesia kuat. Pemuda berilmu dan berakhlak, peradaban Islam bangkit dan memberi rahmat bagi semesta," tuturnya.
Berita
KH Cholil Nafis di Hari Sumpah Pemuda: Pemuda Hebat adalah yang Nyata Bekerja
Sadam
28 Okt 2026 16.483

Kiai Cholil NafisPondok Pesantren Cendekia AmanahHari Sumpah Pemuda
Berita Lainnya
BeritaPromotor Shoemaker Live Pastikan Konser Andrea Bocelli di Indonesia Tetap Digelar
BeritaHari Sumpah Pemuda, Kemensesneg Gelar Program Istana untuk Anak Sekolah
BeritaMenyongsong 1 Abad Sumpah Pemuda, KH Cholil Nafis Serukan Komitmen Kebangsaan Baru
Berita