Jakarta, MCNID.net--Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, mengingatkan umat Islam agar senantiasa menjaga nikmat kesehatan sebelum datangnya masa sakit.

Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara Tasbih JKN di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (23/9/2026). Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara BPJS Kesehatan dan MUI.

"Kesehatan adalah nikmat yang harus dijaga, dan sakit adalah ujian yang harus dihadapi dengan ikhtiar," tegas Kiai Cholil Nafis dalam keterangannya kepada MCNID.

Dalam kesempatan itu, beliau mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari yang menegaskan betapa seringnya manusia melalaikan kesehatan: “Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu dalam memanfaatkannya: kesehatan dan waktu luang.”

Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah ini menerangkan bahwa Islam memberikan panduan komprehensif dalam memelihara kesehatan tubuh. Menurutnya, langkah preventif tersebut mencakup penerapan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan yang halal dan thayyib (baik), menjaga kebersihan dan keseimbangan hidup, serta menjauhi berbagai potensi bahaya bagi tubuh.

Ditinjau dari perspektif maqāṣid al-syarī‘ah, CEO Amanah Zakat ini menekankan bahwa menjaga jiwa (ḥifẓ al-nafs) merupakan salah satu pilar utama syariat Islam.

Oleh sebab itu, seluruh ikhtiar mulai dari promotif, preventif, pengobatan, hingga pembiayaan kesehatan dan bantuan bagi warga yang sakit, dinilainya sebagai bagian penting dalam menjaga jiwa sekaligus mewujudkan ta‘āwun (tolong-menolong) demi kemaslahatan bersama.

Usai mengisi sambutan dalam acara tersebut di Makassar, Kiai Cholil langsung melanjutkan perjalanan melalui Jakarta menuju Palembang untuk memberikan tausiyah di Pesantren Bahrul Ulum Banyuwasi, Sumatera Selatan.