Jakarta, MCNID.net--Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, KH M Cholil Nafis, menegaskan bahwa kualitas shalat seseorang merupakan barometer utama dalam menilai kebaikan karakter, terutama saat mencari pasangan hidup. Menurutnya, shalat bukan sekadar ritual ibadah, melainkan cerminan paling akurat dari kesalehan seseorang.
"Kalau melihat calon suami yang masih jomblo, duda, atau janda, ingin mencari teman hidup atau partner kita, mau cari bagaimana untuk menemukan saleh dan tidak salehnya, dilihat dari shalatnya," ujar Kiai Cholil Nafis, Rabu (16/9/2026).
Wakil Ketua Umum MUI ini menjelaskan bahwa perbaikan kualitas shalat menjadi indikasi kuat bahwa seseorang memiliki watak yang baik secara konsisten, bukan sekadar berpura-pura di hadapan orang lain atau calon mertua. Menurutnya, shalat juga menjadi benteng utama keberagamaan seseorang karena menjadi fondasi penentu keselamatan di dunia dan akhirat.
Lebih lanjut, Kiai Cholil menekankan pentingnya kejujuran dalam beribadah. Kiai Cholil juga menyoroti orang yang memperpanjang bacaan shalatnya hanya saat dipantau oleh calon mertua, tetapi terburu-buru ketika beribadah sendirian.
"Ibu, Bapak, kepengin tahu orang baik dilihat dari shalatnya. Shalat itu adalah ukuran yang sangat akurat melihat orang baik dan tidak baik. Bahkan di akhirat kelak, Allah SWT pertama kali yang dihisab adalah shalatnya," tegasnya.
kiai Cholil juga mengingatkan umat Islam agar tidak hanya menjaga kelengkapan rukun shalat fardu, tetapi juga menyempurnakannya dengan shalat-shalat sunnah. Amalan sunnah tersebut kelak berfungsi sebagai penambal atas kekurangan atau bolong-bolong dalam ibadah fardu saat dihisab di hari kiamat.




