Jakarta, MCNID.net--PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali mencetak rekor baru dalam panggung industri perbankan nasional. BSI secara resmi menjadi bank pertama di Indonesia yang berhasil meraih sertifikasi berstandar global, ISO/IEC 27701:2025, mengenai Privacy Information Management System (PIMS) atau Sistem Manajemen Informasi Privasi.

Langkah historis ini mempertegas posisi BSI sebagai pelopor dalam penegakan tata kelola privasi data berbasis standar internasional di Indonesia. Pencapaian strategis ini berfokus pada dua pilar layanan utama yang menjadi ujung tombak interaksi digital dan operasional nasabah, yakni super app BYOND by BSI serta layanan Customer Care. 

Hingga pertengahan tahun 2026, BSI telah melayani lebih dari 24 juta nasabah dengan volume transaksi di platform BYOND menembus lebih dari 400 juta transaksi. Skala operasional yang begitu masif ini mendorong BSI untuk terus memperkuat fondasi keamanan siber dan perlindungan privasi secara menyeluruh.

Secara teknis, penerapan standar ISO/IEC 27701:2025 pada platform BYOND by BSI memastikan bahwa seluruh siklus pengelolaan data nasabah dirancang menggunakan pendekatan privacy-by-design.

Arsitektur sistem ini dilengkapi dengan pengendalian akses yang sangat ketat, proses mitigasi risiko privasi yang terukur, serta mekanisme pemantauan secara berkelanjutan. Di sisi lain, pada sektor layanan Customer Care, proses verifikasi identitas dan pemenuhan hak subjek data nasabah kini sepenuhnya beroperasi mengikuti praktik terbaik internasional.

Wakil Direktur Utama BSI, Bob T. Ananta, menegaskan bahwa pencapaian historis ini bukan sekadar pemenuhan aspek kepatuhan terhadap regulasi perbankan, melainkan sebuah amanah fundamental untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta menerapkan prinsip-prinsip syariah secara utuh.

“Menjadi bank pertama yang meraih sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 adalah pencapaian penting sekaligus amanah bagi BSI. Bagi kami, pelindungan data pribadi adalah cerminan langsung dari implementasi nilai-nilai syariah dalam menjaga kepercayaan nasabah. Layanan yang unggul harus dibangun di atas fondasi keamanan, transparansi, dan penghormatan absolut terhadap privasi nasabah,” tegas Bob, dikutip dari laman BSI, Sabtu (19/9/2026). 

Lebih lanjut, Bob menjelaskan bahwa keamanan data nasabah telah diintegrasikan secara mendalam ke dalam esensi budaya kerja perusahaan, yaitu EMAS (Empati Melayani Antusias Sepenuh Hati). Melalui semangat "Melayani Sepenuh Hati", komitmen perlindungan ini tidak hanya diwujudkan lewat keramahan, empati, dan kecepatan layanan di kantor-kantor cabang fisik, tetapi juga diimplementasikan secara ketat melalui perlindungan digital di ruang siber.

Keberhasilan BSI dalam memperkuat tata kelola data ini langsung mendapatkan pengakuan positif dari pasar. BSI berhasil meraih peringkat kedua dalam ajang Bank CX Tracker 2026, sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa tingkat keamanan data yang tinggi berbanding lurus dengan peningkatan kepuasan, kenyamanan, serta loyalitas nasabah dalam bertransaksi

Selain memperkuat kepercayaan nasabah, pencapaian sertifikasi global ini menjadi katalisator kuat yang mendukung transformasi strategis Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia. Dukungan BSI ini bertujuan untuk menciptakan institusi keuangan nasional yang tangguh, modern, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat global.

Sementara itu, Direktur Compliance & Human Capital BSI, Arief Adhi Sanjaya, menuturkan bahwa kelulusan sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 merupakan langkah awal dari eskalasi perlindungan data yang lebih masif dan berkelanjutan di seluruh lini organisasi BSI.

"Sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 ini bukanlah garis akhir, melainkan langkah strategis kami untuk terus memperkuat tata kelola privasi dan keamanan informasi di seluruh ekosistem layanan BSI. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia dan memperluas budaya pelindungan data di seluruh lini organisasi," ungkap Arief.

Arief menambahkan bahwa penguatan standar keamanan ini akan menjadi pilar utama dalam mengakselerasi ekspansi BSI di kancah internasional. "Melalui sinergi antara transformasi digital, komitmen melayani sepenuh hati, dan kesiapan mendukung transformasi ekonomi Danantara, BSI semakin mantap melangkah mewujudkan visinya sebagai Top 5 Global Islamic Bank," tutupnya.